CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »
Tampilkan postingan dengan label Andrie Wongso said. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Andrie Wongso said. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 November 2011

Belajar Bijak dari Starbucks

Tak banyak perusahaan yang menekankan layanan bisnisnya dengan tata kelola yang manusiawi. Salah satunya adalah Starbucks.

Kopi boleh sama rasa tapi suasana menikmatinya akan memberikan pengalaman yang berbeda. Karena itu, menyebut Starbucks, tak cukup menggambarkan rasa kopinya, tetapi juga gambaran layanan yang dikerjakannya.

Penulis buku The Starbucks Experience Joseph A. Michelli punya gambaran tentang ini. "Mereka (Starbucks) membantu kita memahami manfaat yang diperoleh jika sebuah perusahaan menganggap hubungan antarmanusia sebagai prioritas," katanya. Hasilnya, budaya Starbucks menyebar ke seluruh dunia dan gerainya berdiri di mana-mana. Kuncinya adalah layanan bijak dan itu dilakukan para juru tombaknya, para barista di setiap gerainya.

Ramah
Di Starbucks, ramah adalah cara utama untuk menjadikan kunjungan pelanggan sebagai permulaan yang positif. Di antara bentuk keramahan itu adalah para barista menyambut seseorang dengan menyebut nama dan mengingatnya dari kunjungan ke kunjungan. "Saya selalu berusaha melakukan pekerjaan sebaik mungkin. Salah satu caranya adalah mengingat nama dan minuman orang dan nama anjing mereka dan di mana sekolah anak mereka dan segala hal yang bisa saya ketahui dari mereka," ujar seorang barista.
 

Tulus
Bersikap tulus berarti berhubungan, menemukan, dan merespons. Kisah barista Angela contohnya. Suatu kali ada seorang perempuan masuk dengan wajah kalut ke gerai Starbucks di mana ia bekerja. Lalu memesan kopi. Perempuan itu seperti mau menangis. Angela mencoba mengajaknya bicara, sambil menawarkan pilihan secangkir kopi terbaik. Ternyata perempuan itu sedang menghadapi masalah. Ketika kopi itu datang, Angela menyebutkan bahwa kopi itu hari ini gratis buatnya. "Dia senang sekali. Dia pergi dan kami tidak terlalu memikirkannya karena kami bahagia telah membuatnya bahagia," ujar Angela.

Beberapa waktu kemudian perempuan itu mengirimkan bunga ke gerai itu dan berterima kasih karena sekarang masalahnya sudah selesai. Setelah itu ia jadi pelanggan tetap Starbucks.

Perhatian
Perhatian tak hanya ditujukan pada pelanggan tetapi pada "orang lain". Orang lain di sini berarti pelanggan, pelanggan potensial, pengkritik, mitra kerja, pemegang saham, manajer, staf pendukung, petani, mereka yang memanen kopi, penjual, dan bahkan lingkungan. Untuk tingkat gerai, para mitra selalu mencari cara untuk memperhatikan lingkungan lokal dan masalah-masalah sosial di sekitarnya lalu berpartisipasi di dalamnya.

Berwawasan
Di era informasi ini, apapun pekerjaannya, menambahkan nilai pada kerja keras terjadi ketika kita mendulang wawasan yang berkaitan dengan pekerjaan. Ketika kita memiliki lebih banyak informasi, nilai kita dalam bisnis, kepercayaan diri, dan pengaruh nyata kita pada orang lain juga meningkat. Semakin tinggi pengetahuan karyawan terhadap suatu produk (asal mula, karakternya), semakin besar dampak yang bisa ia berikan dalam kehidupan seorang pelanggan.

Peduli
Peduli berarti berpartisipasi aktif dalam gerai, dalam perusahaan, dan dalam masyarakat. Dalam dunia yang serba cepat seperti sekarang, bisnis tidak memiliki masa depan cerah jika karyawannya bersikap cuek dengan melakukan tindakan secukupnya saja. Bisnis sukses berkembang dengan pesat sebagai hasil dari keringat dan air mata para kolega yang paham cara mendekap peluang yang cepat.

Beberapa orang memandang perusahaan sebagai sebuah pulau tersendiri, terpisah dari komunitas dan masyarakat secara keseluruhan. Starbucks paham bahwa sebuah perusahaan, sebesar atau sekecil apa pun, bisa menjadi aset bagi komunitas yang dilayaninya. Di sanalah perlunya kepedulian.

Dengan memiliki konsep seperti itu, Starbucks bisa dengan cepat menyebar ke mana-mana. 


Penulis : Tim AndrieWongso
Kamis, 10-November-2011

Mari Rayakan Kesalahan

Banyak orang menyesali kesalahan dan kegagalan dalam hidup, termasuk soal kariernya. Tapi, sebenarnya, ada banyak hal yang bisa dipelajari sehingga kesalahan itu justru berbuah pembelajaran yang akan mendongkrak karier.

Menurut Alexander Kjerulf, konsultan Sumber Daya Manusia (SDM), ada banyak hal yang justru harusnya disyukuri saat melakukan kesalahan.

Kesalahan adalah kesempatan untuk belajar lebih banyak
Suatu ketika, kita barangkali melakukan kesalahan. Dan, sudah pasti itu akan membuat tidak nyaman. Tapi, jika kita membiasakan diri untuk memilih belajar --dibanding sekadar menyesali tiada henti-- itu akan membuat kita makin dewasa dan berkembang.

Tak perlu berusaha menutupi kesalahan
Dengan kepala dingin dan hati yang lapang, saat mengakui kesalahan --meski kadang terasa sangat berat-- sebenarnya itu justru melegakan. Bayangkan, jika kita justru berusaha menutupinya dengan segala cara pastinya kita hanya akan terbayang-bayang dengan kesalahan itu dan berusaha mati-matian agar tak ketahuan. Akibatnya, pekerjaan di masa mendatang yang harusnya bisa dilakukan maksimal, justru tak bisa dikerjakan karena sibuk menutupi kesalahan. Karena itu, Kjerulf menyarankan, cobalah lebih terbuka dan diskusikan tentang kesalahan yang dibuat. Sehingga, saat ditemukan solusi, kita akan jauh lebih lega dan dapat fokus untuk menyelesaikan pekerjaan lainnya.

Memperkuat kreativitas dan inovasi
Randy Pausch, seorang profesor yang terkenal,  memelopori pemberian penghargaan yang disebut the First Penguin (pinguin pertama). Penghargaan itu diberikan kepada tim di kelasnya yang paling berani mengambil risiko- dan gagal. Penghargaan itu terinspirasi oleh kisah pinguin pertama --selalu ada yang pertama-- yang berani mengambil risiko terjun ke dalam air, meski tahu persis di air itu barangkali ada predator yang siap memangsa mereka. Namun, tanpa keberanian dari pinguin pertama, tak akan ada belasan dan ratusan pinguin yang berani masuk ke air.

Itulah bentuk "pengorbanan" yang sebenarnya-kadang-perlu dilakukan untuk menguji mentalitas. Dan, seperti banyak sejarah mencatat, mereka yang pertamalah yang biasanya berjaya. Sisanya? Adalah para follower yang jika tak mumpuni, hanya akan begitu-begitu saja...

Kesalahan biasanya justru membuka "pintu" peluang lain
Masih ingat kisah perekat kertas Stick a note dari 3M, lem yang dianggap gagal karena kurang rekat? Tapi, dengan kreativitas tertentu, lem itu kini justru jadi bahan industri kertas penempel pesan yang mudah dilepas dan dibuang dan membuat untung perusahaan hingga miliaran dolar. Jadi, saat berbuat kesalahan, coba pelajari sisi lain dari kesalahan itu. Siapa tahu ada sesuatu yang bisa dikreasikan untuk mencapai keberhasilan.

Saat kita merayakan kesalahan, kita justru memperkecil peluang berbuat kesalahan
Peter Drucker-seorang ahli manajemen-menyebutkan, sebuah perusahaan justru harus mencari karyawan yang tak pernah berbuat kesalahan dan memecatnya. Mengapa? Menurut Drucker, karyawan yang tak pernah berbuat kesalahan sebenarnya justru tak pernah melakukan sesuatu. Jadi, jangan pernah takut berbuat salah.

Nah, dengan manfaat itu pantas jika kita "merayakan" kesalahan.



Penulis : Tim AndrieWongso
Jumat, 11-November-2011

Mindset Untuk Sukses Berdiet

"Ngapain makan diatur-atur? Hidup cuma sekali, nikmati aja!"

"Kayak mbheekkkk aja makan sayur, udah ga makan nasi."

"Gak fun banget sih loe? Orang ngajak makan, malah bawa makanan dari rumah. Takut yaa sama bini di rumah?"

Demikian mungkin beberapa cemooh atau cibiran orang-orang di lingkungan kita saat mendengar atau melihat kita mencoba menjalani pola makan (diet) yang lebih sehat. Mereka berhak saja mengutarakan pendapat mereka berdasarkan pedoman yang mereka pegang sebagai nilai dalam hidupnya.

Hak mereka mengutarakan pendapat tersebut sama sekali bukan berarti kita harus mengikutinya, atau malah menyerah malu lebih baik diam-diam atau berhenti melakukannya kala orang tersebut ada di sekitar kita.

Ingatlah
bahwa kita juga memiliki nilai dan pedoman hidup diri sendiri. Bahwa komentar-komentar tipikal yang mereka lontarkan seperti contoh di atas adalah tanda kekurangnyamanan (insecurity) diri mereka terhadap gaya hidup mereka yang masih belum sehat.

Ingatlah
bahwa teman yang baik selayaknya memberikan dukungan atau bahkan mengikuti langkah hidup sehat yang telah kita jalankan lebih dulu, bukannya mencemooh atau mencibir.

Ingatlah
juga bahwa mengatur makanan yang masuk ke dalam tubuh kita adalah untuk mendapatkan garansi kenyamanan hidup sehat, bebas kekuatiran ancaman penyakit. Sama halnya dengan mengatur keluar-masuknya keuangan kita untuk mendapatkan garansi hidup nyaman bisa menabung dan terhindar dari / meminimalisir hutang.

Ingatlah
bahwa saat kita menjadi malu dan memutuskan untuk menghentikan pola hidup sehat demi menghentikan cibiran mereka, pada akhirnya saat kualitas kesehatan (dan kualitas hidup) kita menurun, tidak ada satupun dari mereka yang bersedia dan mampu menawarkan diri untuk bertanggungjawab.

Ingatlah
bahwa, hidup ini kita yang jalani. Orang lain tidak mungkin menjalankan hidup kita. Hidup sehat maupun tidak sehat, kita sendiri yang merasakan konsekuensinya. Saat kita sakit, tidak ada yang mau mewakilkan. Saat kita sehat, tidak ada seorangpun juga yang bisa mewakilkan.

Stay Strong, Stay Healthy


Penulis : Ade Rai
Rabu, 09-November-2011

Oprah Winfrey - I don’t believe in failure

I don’t believe in failure. It’s not failure if you enjoyed the process.

Ungkapan Oprah Winfrey ini begitu berharga. Tak ada kegagalan jika kita menikmati prosesnya. Kegagalan adalah proses untuk mencapai kesuksesan selama kita mau belajar dari kegagalan yang dialami dan menikmati pekerjaan yang kita lakukan.


Kegagalan hanya batu loncatan untuk menapaki tahap berikutnya dari proses yang dilalui. Sebagai contoh dari olahraga. Para bintang-bintang top olahraga dunia pada awalnya pasti mengalami kegagalan demi kegagalan. Namun mereka selalu bangkit, belajar dan berlatih lagi dengan lebih keras hingga mencapai prestasi terbaiknya.


Demikian juga dengan para pengusaha kenamaan dunia. Mereka pasti mengalami kegagalan demi kegagalan. Namun tak ada kata menyerah karena mereka begitu menyukai bidang yang dijalaninya. Gagal bangkit lagi. Gagal lagi, bangkit lagi!


Karena itu, pelajari kegagalan, cari cara, dan belajar lagi. “I don’t believe in failure. It’s not failure if you enjoyed the process,” kata Oprah Winfrey. Setuju?


Salam sukses luar biasa! 


Penulis : Team Andriewongso.com
Senin, 11-Juli-2011

2 Hal Penting Bagi Pemenang

2 Hal Penting Bagi Pemenang:
 
  • Mampu memikirkan apa yang tidak dilakukan pesaing!
  • Mampu melakukan sesuatu yang tidak dilakukan oleh pesaing!
 
Untuk sukses dalam bisnis serta mampu memuaskan kebutuhan pelanggan, kita harus memiliki “faktor kekuatan / kelebihan” (baik itu produk, jasa, harga, lokasi, strategi, timing, servis, sumber daya manusia, dan lainnya).
 
Dunia bisnis selalu berubah. Hari ini suatu produk bisa menguasai pangsa pasar besar, namun esoknya bisa menjadi produk yang ‘mandul’ karena terlibas oleh pesaing yang mampu menghasilkan produk yang lebih unggul, lebih tangguh, dan punya “keunikan”. Maka agar tetap eksis sebagai pemenang, kita dituntut berani melakukan perubahan, pembenahan, dan kreativitas secara berkesinambungan.
 
Be the best! Always



By:Andrie Wongso

70 kata bijak orang terkenal

1. Marah itu gampang. Tapi marah kepada siapa, dengan kadar kemarahan yang pas, pada saat dan tujuan yang tepat, serta dengan cara yang benar itu yang sulit. (Aristoteles)

2. Kesakitan membuat Anda berpikir. Pikiran membuat Anda bijaksana. Kebijaksanaan membuat kita bisa bertahan dalam hidup. (John Pattrick).

3. Jangan pernah melupakan apa pun yang dikatakan seseorang ketika ia marah, karena akan seperti itu pulalah perlakuannya pada Anda. (Henry Ward Beecher)

4. Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat. (Winston Chuchill)

5. Bakat terbentuk dalam gelombang kesunyian, watak terbentuk dalam riak besar kehidupan. (Goethe)

6. Secara teoritis saya meyakini hidup harus dinikmati, tapi kenyataannya justru sebaliknya – Karena tak semuanya mudah dinikmati. (Charles Lamb)

7. Orang yang menginginkan impiannya menjadi kenyataan, harus menjaga diri agar tidak tertidur. (Richard Wheeler)

8. Bila Anda ingin bahagia, buatlah tujuan yang bisa mengendalikan pikiran, melepaskan tenaga, serta mengilhami harapan Anda, (Andrew Carnegie).

9. Kita hanya berfikir ketika kita terbentur pada suatu masalah. (John Dewey)

10.Kesalahan orang lain terletak pada mata kita, tetapi kesalahan kita sendiri terletak di punggung kita. (Ruchert)

11.Yang baik bagi orang lain adalah selalu yang betul-betul membahagiakannya. (Aristoteles)

12.Semua yang riil bersifat rasional dan semua yang rasional bersifat riil. (Hegel)

13.Sebelum menolong orang lain, saya harus dapat menolong diri sendiri. Sebelum menguatkan orang lain, saya harus bisa menguatkan diri sendiri dahulu. (Petrus Claver)

14.Lebih baik bertempur dan kalah daripada tidak pernah bertempur sama sekali. (Arthur Hugh Clough)

15.Hidup adalah lelucon yang baru saja dimulai. (W.S. Gilbert)

16.Orang yang bisa menggunakan dan menyimpan uang adalah orang yang paling bahagia, karena ia memiliki kedua kesenangan. (Samuel Johnson)

17.Kebijaksanaan tidak pernah berbohong. (Homer)

18.Tuhan sering mengunjungi kita, tetapi kebanyakan kita sedang tidak ada di rumah. (Joseph Roux)

19.Seorang pendengar yang baik mencoba memahami sepenuhnya apa yang dikatakan orang lain. Pada akhirnya mungkin saja ia sangat tidak setuju, tetapi sebelum ia tidak setuju, ia ingin tahu
dulu dengan tepat apa yang tidak disetujuinya. (Kenneth A. Wells)

20.Seorang pria sudah setengah jatuh cinta kepada wanita yang mau mendengarkan omongannya dengan penuh perhatian. (Brenden Francis)

21.Kebahagian hidup yang sebenarnya adalah hidup dengan rendah hati. (W.M. Thancheray)

22.3x25 Watt ≠ 75 Watt
Sebuah bola lampu berukuran 75 watt kelihatan bersinar lebih terang dibandingkan dengan tiga buah bola lampu 25 Watt yang dinyalakan bersamaan.

23.Dari semua hal, pengetahuan adalah yang paling baik, karena tidak kena tanggung jawab maupun tidak dapat dicuri, karena tidak dapat dibeli, dan tidak dapat dihancurkan. (Hitopadesa)

24.Bila orang mulai dengan kepastian, dia akan berakhir dengan keraguan. Jika orang mulai dengan keraguan, dia akan berakhir dengan kepastian. (Francis Bacon)

25.Cuma sedikit orang yang menginginkan kebebasan, kebanyakan hanya menginginkan seorang tuan yang adil. (Gaius Sallatus Crispus)

26.Tak diinginkan, tak dicintai, tidak diperhatikan, dilupakan orang, itu merupakan derita kelaparan yang hebat, kemiskinan yang lebih besar daripada orang yang tak bisa makan. Kita harus saling merasakan hal itu. (Ibu Teresa)

27.Pengalaman bukan saja yang telah terjadi pada diri Anda. Melainkan apa yang Anda lakukan dengan kejadian yang Anda alami. (Aldous Huxley)

28.Dunia adalah komedi bagi mereka yan memikirkannya, atau tragedi bagi mereka yang merasakannya. (Harace Walpole)

29.Saya percaya kata managing berarti memegang burung dara di kepalan tangan. Kalau terlalu kencang ia akan mati. Tapi bila terlalu kendur, bisa terlepas. (Tommy Lasorda)

30 Sejarah manusia merupakan tanah pemakaman dari kebudayaan-kebudayaan yang tinggi, yang rontok karena mereka tidak mampu melakukan reaksi sukarela yang terencana dan rasional untuk menghadapi tantangan. (Erich Fromm)

31.Kemajuan merupakan kata yang merdu. Tetapi perubahanlah penggeraknya dan perubahan mempunyai banyak musuh. (Robert F. Kennedy)

32.Kita mengajarkan disiplin untuk giat, untuk bekerja, untuk kebaikan, bukan agar anak-anak menjadi loyo, pasif, atau penurut. (Maria Montessori)

33.Tugas dan pendidikan ialah mengusahakan agar anak tidak mempunyai anggapan keliru bahwa kebaikan sama dengan bersikap loyo dan kejahatan sama dengan bersikap giat. (Maria Montessori)

34.Kemampuan menertibkan keinginan merupakan latar belakang dari watak. (John Locke 1632-1704)

35.Kebahagian dari setiap negara lebih bergantung pada watak penduduknya daripada bentuk pemerintahannya. (Thomas Chandler Haliburton 1796-1865)

36.Menyikat lantai dan mencuci pispot sama mulianya seperti menjadi presiden. (Richard M. Nixon)

37.Jangan pernah membanting pintu, siapa tau kita harus kembali. (Don Herold)

38.Diplomat ialah orang yang selalu ingat pada ulang tahun seorang wanita tetapi tidak pernah ingat berapa umur wanita itu. (Robert Frost)

39.Orang yang paling tidak bahagia ialah mereka yang yang paling takut pada perubahan. (Mignon McLaughlin)

40.Kalau manusia berangsur menjadi tua, umumnya ia cendrung menetang perubahan, terutama perubahan ke arah perbaikan. (John Steinbeck)

41.Selama hidup saya yang sudah 87 tahun ini, saya telah menyaksikan serentetan revolusi teknologi. Tetapi tidak satu pun diantaranya yang tidak membutuhkan watak yang baik atau kemampuan untuk berfikir. (Bernard M. Baruch)

42.Pendidikan mempunyai akar yang pahit, tapi buahnya manis. (Aristoteles)

43.Pendidikan mengembangkan kemampuan, tetapi tidak menciptakannya. (Voltaire)

44.Pendidikan yang baik tidak menjamin pembentukan watak yang baik. (Fonttenelle)

45.Setelah makan, pendidikan merupakan kebutuhan utama rakyat. (Danton)

46.Kerendahan hati disukai orang-orang terkenal. Namun orang yang bukan apa-apa sulit untuk rendah hati. (Paul Valěry)

47.Emansipasi merupakan seni untuk berdiri di atas kaki sendiri namun dipeluk tangan orang lain. (Alex Winter)

48.Sebelum menikah saya mempunyai enam teori tentang bagaimana mendidik anak. Kini saya mempunyai enam anak dan tidak mempunyai teori. (John Wilmot, Earl of Rochester 1647-1680)

49.Kebahagiaan itu seperti batu arang, ia diperoleh sebagai produk sampingan dalam proses pembuatan sesuatu. (Aldous Huxley)

50.Dari pesawat terbang yang saya cintai, saya melihat ilmu pengetahuan yang saya puja memusnahkan kebudayaan, padahal saya mengharapkan mereka dimanfaatkan untuk kebudayaan. (Charles A. Lindbergh, Jr.)

51.Harapan adalah tiang yang menyangga dunia. (Pliny the Elder)

52.Alat penghemat kerja yang paling populer sampai saat ini masih tetap suami yang berada. (Joey Adams)

53.Seorang arkeolog merupakan suami yang terbaik yang bisa diperoleh wanita; makin tua si istri, makin besar minat suami terhadapnya. (Agatha Cristie)

54.Saya lebih suka lamunan untuk masa akan datang daripada sejarah masa lalu. (Thomas Jefferson 1743-1826)

55.Jangan memberi nasehat kalau tidak diminta. (Erasmus)

56.Manusia mudah dibohongi oleh orang yang dicintainya. (Molire)

57.Sebelum menulis, belajarlah berpikir dulu. (Boileau)

58.Orang yang berjiwa cukupan, merasa bisa menulis dengan hebat. Orang yang berjiwa besar merasa bisa menulis cukupan. (La Bruyère)

59.Kemenangan yang paling indah adalah bisa menaklukkan hati sendiri. (La Fontaine)

60.Tidak ada yang selembut dan sekeras hati. (G.C. Lichtenberg)

61.Lebih baik mengerti sedikit daripada salah mengerti. (A. France)

62.Orang memerlukan dua tahun untuk berbicara, tetapi limapuluh tahun untuk belajar tutup mulut. (Ernest Hemingway)

63.Penulis buku jarang intelektual. Intelektual ialah mereka yan berbicara tentang buku yang ditulis orang lain. (Françoise Sagan)

64.Orang yang mencemarkan udara dengan pabriknya dan anak ghetto yang memecahkan kaca etalase toko menunjukkan hal yang sama. Mereka tidak peduli pada orang lain. (Dhaniel Patrick Moynihan)

65.Mereka yang bermimpi di siang hari akan lebih menyadari bahaya yang luput dari penglihatan mereka yang mimpi di malam hari. (Edgar Allen Poe)

66.”Mulai” adalah kata yang penuh kekuatan. Cara terbaik untuk menyelesaikan sesuatu adalah, “mulai”.Tapi juga mengherankan, pekerjaan apa yang dapat kita selesaikan kalau kita hanya memulainya. (Clifford Warren)

67.Saya tak hanya menggunakan semua kecerdasan yang dimiliki otak melainkan juga yang dapat saya pinjam. (Woodrow Wilson)

68.Yang kalah adalah wujud hukuman atas kegagalan. Pemenang adalah penghargaan atas kesuksesannya. (Bob Gilbert)

69.Bila Anda mengatakan apa yang Anda pikirkan, jangan harap hanya mendengar apa yang Anda sukai. (Malcom S. Forbes)

70.Kesulitan itu ibarat seorang bayi. Hanya bisa berkembang dengan cara merawatnya. (Douglas Jerrold)

11-11-11

Saat ini, tiap orang di dunia boleh jadi sangat beruntung, karena bisa melewati waktu yang hanya terjadi 100 tahun sekali, yakni tanggal 11-11-11. Maka, tak salah jika banyak orang yang mengistimewakan momentum ini.
 
 

Namun sejatinya setiap waktu adalah istimewa. Tergantung pada bagaimana kita menyikapi dan memanfaatkannya.

Waktu terus berputar dan tak kan kembali lagi. Untuk itu, mari kita konsentrasikan pada momentum "saat ini", karena "saat ini" adalah waktu yang paling berharga! Paling bernilai!

Saya yakin, siapa saja yang mampu memanfaatkan "saat ini" dengan berjuang keras, dia pasti mampu mengisi kehidupannya penuh warna dan mampu menciptakan sukses yang Luar Biasa!! 


By: Andrie Wongso

If you can do better, please do it!

Banyak orang punya ide, kreativitas, dan keinginan untuk berprestasi lebih baik. Tetapi sayang, karena berbagai alasan dan kebiasaan menunda, jutaan ide cemerlang menjadi layu dan mati.

If you can do better, please do it!
, adalah kata motivasi yg bisa mewakili untuk kita buktikan!

Sejatinya di dunia ini “prestasi spektakuler” di bidang apapun, tercipta dari orang-orang yang merasa bisa melakukan sesuatu dengan lebih baik lagi, dan mereka berani menjalankannya dengan komitmen 100 persen!


Saat ini…kesempatan sukses masih terbentang luas di hadapan kita.
Harapan dan prestasi menunggu kita untuk segera bertindak!
Hanya dengan berani bertindak, semua mimpi bisa menjadi nyata!

If you can do better, please do it!

Andrie Wongso

11-11-11 Melahirkan Pelukis Hebat

Tanggal 11-11-11 banyak dimanfaatkan sebagai hari pernikahan. Ada juga yang berharap melahirkan anak pada hari ini. Tapi bakal jadi apa anak yang lahir pada tanggal 11-11-11?


Tanggal ini tak hanya hadir sekali. Karena tahun dihitung dalam angka dua digit terakhir maka setiap seratus tahun akan ada 11-11-11. Seratus tahun lalu, 11 November 1911, lahir seorang lelaki di Santiago, Cile, yang kemudian diberi nama Roberto Sebastián Antonio Matta Echaurren. Ia memiliki garis keturunan Spanyol dan Prancis dari kedua orang tuanya. Seperti apa saat dewasa?


Tak banyak informasi bagaimana ia menghabiskan masa anak-anaknya. Namun ketika beranjak dewasa Matta tertarik ke bidang arsitektur. Ia kuliah di Pontificia Universidad Católica de Chile di Santiago. Hanya setelah lulus ia kecewa dengan pekerjaan yang didapatnya. Lalu meninggalkan negaranya dan pergi ke Paris, Prancis, pada tahun 1933. Setelah itu ia bertualang ke berbagai negara Eropa hingga tiba di Amerika Serikat.


Selama petualangannya ia bertemu dengan sejumlah seniman seperti Arshile Gorky, René Magritte, Salvador Dalí, André Breton, dan Le Corbusier. Dari Breton ia belajar melukis. Ia kemudian menjadi ilustrator artikel di beberapa jurnal. Tema ilustrasinya surrealist. Selama menjadi ilustrator ia bertemu dengan pelukis kenamaan seperti Pablo Picasso and Marcel Duchamp.


Nasibnya kemudian berubah ketika ia memutuskan mengubah konsep karya seninya dari menggambar ke melukis pada tahun 1938. Ia memilih melukis dengan tinta minyak.


Melukis baginya tak sekadar menggambar. Melukis adalah bentuk ekspresi seni seperti juga puisi. Karya-karya seni, kata Matta, bisa mengubah hidup orang. Karena itu ia terlibat dalam berbagai pergerakan sosial selama kurun waktu 1960-1970. Bahkan untuk mengekspresikan perjuangannya ini ia membuat mural perjuangan di La Granja, Santiago, Cile, sepanjang 4 x 24 m. Ketika zaman rejim Augusto Pinochet pada tahun 1973 mural itu dicat untuk menutupinya. Namun tahun 2008 berhasil direstorasi dengan biaya sampai US$ 43.000.


Belakangan ia tak hanya melukis di atas kanvas. Ia juga mencurahkan karya seninya dalam berbagai media seperti keramik dan bahkan foto dan video. Matta meninggal pada 23 November 2002, lebih dari seminggu dari ulang tahunnya yang ke-91. Roberto Matta merupakan salah satu dari pelukis terbaik yang dimiliki Cile dan seorang ekspresionis dan surrealist ternama di abad 20.


Penulis : Tim AndrieWongso

Jumat, 11-November-2011

Sembilan Alasan untuk Bangun Lebih Pagi

Makin sibuk kita, makin perlu bangun pagi. Bahkan ada ungkapan, rezeki datang di pagi hari. Jadi makin pagi kita bangun dan melakukan aktivitas kerja, peluang mendapatkan rezeki jadi lebih besar.

Bagi yang tinggal di kota-kota besar di mana kemacetan lalu-lintas jadi santapan sehari-hari, bangun pagi menjadi solusi jitu. Selain itu, bangun pagi juga menjadi jawaban untuk memperkaya diri. Nah, inilah alasannya kenapa kita harus bangun pagi:
 

1. Waktu untuk mengasah diri
Mungkin kita sering mengeluh bahwa karena kesibukan pekerjaan yang makin menghimpit kita selalu kehabisan waktu bahkan untuk sekadar membaca buku. Jika ini masalahnya, bangun pagi menjadi solusi. Misalnya, kalau biasa bangun jam 06.00 sekarang ubah jadi bangun jam 05.00. Waktu yang sejam bisa dimanfaatkan untuk macam-macam kegiatan.

Namun menurut sejumlah pakar, waktu ini lebih efektif jika digunakan untuk menumbuhkan profesionalisme, mengasah emosi, melatih fisik, memperkuat mental, dan mengasah spiritulitas. Menumbuhkan profesionalisme bisa dimulai dengan membaca buku. Melatih fisik, bisa dengan berolahraga. Dan mengasah spiritulitas bisa dengan memperbanyak doa.

2. Olahraga
Sudah tentu pagi adalah waktu yang tepat untuk berolahraga. Jika selama ini kegiatan penting ini selalu dilupakan, dengan bangun bagi kita jadi punya waktu berolahraga.

3. Mencicil pekerjaan
Ada kalanya hari begitu sibuk karena pekerjaan begitu menumpuk. Jika ini yang terjadi, bangun pagi bisa sedikit mengendurkan ketegangan yang bakal terjadi sepanjang jam kerja. Kita bisa memulainya dengan mengecek email atau menyusun daftar pekerjaan yang harus dikejakan hari itu berdasarkan skala prioritas. Bahkan jika hari itu merupakan hari di mana kita harus presentasi atau pidato, kita jadi punya waktu untuk sekadar berlatih agar hasilnya tak mengecewakan.

4. Meningkatkan produktivitas
Jika bangun lebih pagi dan tiba di kantor juga lebih pagi, kita jadi punya waktu lebih banyak untuk melakukan pekerjaan. Jika selama ini di sore hari pekerjaan sering tak tuntas dan harus menabung pekerjaan untuk hari berikutnya, dengan menambah waktu di depan pekerjaan bisa lebih cepat tuntas. Ini berarti produktivitas kita bertambah.

5. Waktunya berpikir
Pagi juga merupakan waktu terbaik untuk berpikir. Saat itu pikiran masih benar-benar bersih dan keadaan masih hening. Itulah saatnya berpikir untuk memecahkan masalah. Menurut Jim Citrin, seorang kolumnis keuangan di Yahoo!, dari sejumlah eksekutif yang pernah ia wawancara, 80% suka bangun pukul 05.30 atau lebih pagi lagi. Nah, ingin seperti mereka? Bangunlah lebih pagi.

6. Ikuti alam
Alam mulai bangun ketika matahari mulai terbit. Sebenarnya tubuh kita pun melakukan hal yang sama karena merupakan bagian dari alam. Mungkin kita tak menyadarinya karena kita memutuskan untuk terus tidur. Nah, dengan bangun pagi lalu pergi keluar bergabung dengan alam sekitar, kita akan mendapatkan tambahan manfaat dari geliat tubuh yang mulai bangun. Badan lebih segar, metabolisme lebih lancar.

7. Meditasi
 
Bangun pagi juga memberi kita waktu lebih luang untuk melakukan meditasi, menyeimbangkan emosi. Pagi adalah waktu terbaik untuk melakukan meditasi karena badan masih segar dan otak masih rileks serta tajam.

8. Mengatasi kemacetan
Kredo ini sudah manjur. Kemacetan terjadi ketika semua orang bersamaan memenuhi jalan menuju tempat kerjanya. Biasanya itu terjadi sekitar jam tujuh hingga jam delapan pagi, yaitu waktu berangkat kerja. Karena waktu berangkat berbarengan, kemacetan tak terhindarkan. Dengan bangun pagi dan tiba di kantor lebih pagi, selain akan terbebas dari jebakan kemacetan juga punya waktu lebih banyak untuk persiapan kerja atau sekadar baca buku dan koran untuk memperkaya pengetahuan.

9. Membantu sesama
Apakah selama ini kita tak punya waktu untuk membantu sesama? Misalnya, membantu teman di kantor mengerjakan sesuatu? Dengan tiba di kantor lebih pagi, kita punga waktu untuk membantu mereka. Ingat, membantu orang lain banyak manfaatnya. Teman yang terbantu itu suatu kali akan dengan senang hati membantu kita tatkala kita menghadapi masalah pelik yang sulit dipecahkan. Jadi semacam investasi.

Nah, apakah masih bangun siang dan mengeluhkan kurang waktu, pekerjaan menumpuk, dan kemacetan yang terus mendera? Cobalah bangun lebih pagi lagi. 


 by : AW Corner